Kamis, 7 Mei 2026 Berita Terkini & Terpercaya
Travel Nusantara MeltTravel Nusantara Melt
Travel Nusantara Melt - Your source for the latest articles and insights
Beranda Berita 175 Rumah Terendam Banjir Manado, Polda Sulut Evak...
Berita

175 Rumah Terendam Banjir Manado, Polda Sulut Evakuasi Warga

Pagi ini, sebanyak 175 rumah warga di beberapa titik Kota Manado terendam banjir akibat curah hujan yang sangat tinggi. Kejadian ini, berawal

175 Rumah Terendam Banjir Manado, Polda Sulut Evakuasi Warga

Pagi ini, sebanyak 175 rumah warga di beberapa titik Kota Manado terendam banjir akibat curah hujan yang sangat tinggi. Kejadian ini, berawal saat air sungai meluap secara tiba-tiba dan memasuki pemukiman penduduk dengan arus yang cukup deras. Bahkan, ketinggian air di wilayah terdampak mencapai pinggang orang dewasa dan memutus akses jalan utama bagi kendaraan bermotor. Oleh karena itu, personel Polda Sulawesi Utara (Sulut) langsung terjun ke lokasi guna melakukan proses evakuasi besar-besaran terhadap warga yang terjebak di dalam rumah.

Pada awalnya, warga sempat mencoba bertahan di lantai dua rumah mereka sambil menunggu air surut secara alami. Namun, debit air yang terus meningkat membuat tim SAR Brimob Polda Sulut memutuskan untuk segera mengevakuasi seluruh penduduk menuju posko pengungsian. Sebab, keselamatan jiwa masyarakat merupakan prioritas utama di tengah ancaman cuaca yang masih belum menunjukkan tanda-tanda membaik. Maka dari itu, petugas mengerahkan perahu karet serta peralatan selam guna menjangkau lorong-lorong sempit yang terendam air paling dalam.


Fokus Evakuasi dan Perlindungan Lansia

Saat ini, personel polisi fokus menggendong lansia serta mengawal anak-anak menuju titik aman yang lebih tinggi dan kering. Selain itu, petugas juga membantu warga menyelamatkan dokumen penting serta barang elektronik agar terhindar dari kerusakan permanen akibat rendaman air. Sebab, kehadiran polisi di tengah banjir memberikan rasa aman sekaligus mencegah potensi aksi pencurian di rumah-rumah yang ditinggalkan pengungsi. Bahkan, tim kedokteran kepolisian (Dokkes) mulai memberikan bantuan medis bagi warga yang mulai mengalami gejala hipotermia dan luka ringan.

Akibatnya, proses evakuasi berjalan sangat lancar dan sistematis berkat koordinasi yang erat antara kepolisian, TNI, dan relawan setempat. Namun, petugas tetap mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan diri kembali ke rumah sebelum otoritas resmi menyatakan kondisi benar-benar aman. Selanjutnya, Polda Sulut menyiagakan personel tambahan untuk berpatroli di area terdampak guna memastikan keamanan lingkungan selama masa tanggap darurat. Dengan demikian, seluruh warga yang rumahnya terendam kini telah mendapatkan perlindungan di tempat pengungsian sementara yang layak.


Komitmen Polri dalam Penanganan Bencana

Baca juga:Kemenhut Amankan Pemilik Satwa Dilindungi di Manado

Polda Sulut Turunkan Pasukan Brimob dan Polairud Evakuasi Warga Terdampak  Banjir dan Tanah Longsor – Tribrata News Polda Sulawesi Utara

Tentunya, aksi sigap Polda Sulut ini merupakan bentuk nyata komitmen Polri dalam memberikan pelayanan prima di tengah situasi krisis. Pasalnya, kecepatan respons petugas di lapangan menjadi faktor penentu dalam meminimalisir adanya korban jiwa akibat bencana hidrometeorologi. Oleh sebab itu, pimpinan Polda Sulut terus memantau perkembangan cuaca dari pusat komando guna mengantisipasi banjir susulan di titik lain. Bahkan, dapur umum milik Polri mulai menyiapkan ribuan porsi makanan hangat untuk memenuhi kebutuhan gizi para pengungsi setiap harinya.

“Kami akan tetap berada di lapangan hingga air benar-benar surut dan seluruh warga kembali ke rumah dengan aman. Oleh karena itu, kami meminta masyarakat untuk selalu mengikuti instruksi petugas demi keselamatan bersama,” tegas pimpinan lapangan Polda Sulut.


Harapan Percepatan Pemulihan Kota Manado

Pastinya, pembersihan material sisa banjir akan menjadi tugas besar selanjutnya bagi aparat dan warga setelah air surut nanti. Sebab, tumpukan lumpur dan sampah yang terbawa arus dapat menjadi sumber penyakit jika tidak segera mendapatkan penanganan yang tepat. Oleh karena itu, pemerintah kota bersama aparat keamanan sudah merancang agenda gotong royong massal untuk memulihkan kondisi infrastruktur publik. Sebagai penutup, evakuasi sukses terhadap 175 kepala keluarga ini membuktikan bahwa sinergi dan kesiapsiagaan merupakan kunci dalam menghadapi bencana alam.

Singkatnya, berikut adalah poin utama penanganan banjir di Manado:

  • Evakuasi Masif: Personel Polda Sulut menyelamatkan warga dari 175 rumah yang terendam menggunakan perahu karet.

  • Skala Prioritas: Petugas mendahulukan penyelamatan lansia, anak-anak, dan orang sakit menuju posko pengungsian yang aman.

  • Pengamanan Lokasi: Polisi menjaga ketat area pemukiman yang ditinggalkan warga guna menjamin keamanan harta benda.

Meskipun demikian, warga sebaiknya tetap waspada terhadap potensi korsleting listrik dengan mematikan seluruh aliran daya di rumah masing-masing. Jadi, mari kita berikan dukungan moral dan doa bagi saudara-saudara kita di Manado agar musibah ini segera berlalu. Dengan demikian, Kota Manado dapat segera bangkit dan beraktivitas kembali dengan penuh semangat.

Tags: 175 rumah Manado warga

Baca Juga: Nonton Yuk A-sh